kodok mata belo
Selasa, 09 Desember 2014
pura mangkunegaran
Setelah kita membahas sedikit tentang candi yang ada di jawa, sekarang waktunya kita membahas tentang wisata Budaya yang ada di Indonesia ini,
Disini aku ingin merepost tentang kraton mangkunegara yang terletak di Solo.
Kraton mangkungaran atau yang lebih sering disebut dengan pura mangkunegaran ini terletak di kelurahan keprabon, kecamatan banjarsari, surakarta. Selain sebagai objek wisata pura mangkunegaran juga dihunakan sebagai kediaman dari dri paduka mangkunegara.
Pura mangkunegaran ini di bangun pada tahun 1757 oleh raden mas said atau yang lebih dikenal sebagai PangeranSambar Nyawa, setelah penandatangananp erundingan Salatiga pada tanggal 13 Maret. Raden Mas Said kemudian menjadi Pangeran mangkoe Nagoro I.
Satuan politik ini dibentuk berdasarkan Perjanjian Salatiga yang ditandatangani pada
tanggal 17 Maret 1757 di Salatiga sebagai solusi atas perlawanan yang dilakukan Raden
Mas Said terhadap Sunan Pakubuwana III , penguasa Kasunanan Surakarta Hadiningrat
yang telah terpecah akibat Perjanjian Giyanti, dua tahun sebelumnya. Berdasarkan Perjanjian Salatiga, Raden Mas Said diberi hak untuk menguasai wilayah timur dan selatan sisa wilayah Mataram sebelah timur. Jumlah wilayah ini secara relatif adalah 49% wilayah Kasunanan Surakarta setelah tahun 1830, yaitu pada saatberakhirnya Perang Diponegoro atau Perang Jawa.
Penguasa Mangkunegaran, berdasarkan perjanjian pembentukannya,berhak menyandang gelar Adipati (secara formal disebut Kanjeng Gusti Pangeran adipati Arya Mangkunegara Senopati Ing ayudha Sudibyaningprang) tetapi tidak berhak menyandang gelar Sunan atau pun sultan. Mangkunegaran merupakan Kadipaten, sehingga posisinya lebih rendah daripada Kasunanan. Status yang berbeda ini tercermin dallam beberapa tradisi yang masih berlaku hingga sekarang, seperti jumlah penari bedaya yang tujuh, bukan sembilan seperti pada Kasunanan Surakarta .
makan raja imogiri
Hallo, repost aku yang ke 4 ini akan sedikit menceritakan tentang makam raja-raja yang ada di Imogiri , bantul.
Makam raja-raja Mataram di Imogiri terletak kurang lebih 17 km sebelah tenggara dari kota
Yogyakarta. Kompleks makam tersebut berada di wilayah Kelurahan Girirejo dan Kelurahan Wukirharjo. Hal ini di sebabkan karena, kompleks makam Imogiri yang milik Kasunanan Surakarta berada di wilayah Girirejo, sedangkan makam milik Kasultanan Yogyakarta berada di wilayah Wukirharjo. Kelurahan Girirejo dan Kelurahan Wukirharjo berada di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Raja-raja yang dimakamkan di makam tersebut dianggap memiliki karakteristik spiritual yang berhubungan dengan kesaktian, kepahlawanan, serta jasa- jasanya dalam menyebarkan Islam di Jawa, terutama Sultan Agung. Menurut keterangan
juru kunci, makam ini dibangun sekitar tahun 1632 M sewaktu kraton Mataram
berada di Kerta, Pleret.
Siapakah sultan agung itu??
Sultan Agung adalah raja Mataram ke tiga, yang memegang kekuasaan pada hari Selasa Legi tanggal 10 Suro tahun 1613 M dengan nama Prabu Hanyokro Kusumo. Selama masa
pemerintahannya, Sultan Agung terkenal sebagai raja yang arif, bijaksana, jujur dan sakti, sehingga seluruh rakyat hormat dan segan kepadanya. Selain itu Sultan Agung juga memiliki salah satu keistimewaan yakni pada setiap hari Jum’at
melaksanakan sholat Jum’at di Mekah dengan perjalanan secepat kilat. Dengan seringnya berjama’ah sholat jum’at di masjid Mekah, maka iameminta izin kepada pemerintah Arab, jika kelak ia meninggal dunia ingin dikuburkan di mekah. Akan tetapi pemerintah Arab tidak
memberikan izin kepada Sultan Agung. Sultan Agung merasa kecewa, kemudian ia hanya
meminta sedikit tanah dari Mekah untuk dibawa pulang ke Mataram.
Sebelum memasuki makam raja, terdapat banyak anak tangga yang lebarnya sekitar meter dengahn kemiringan 45 derajat yang enghubungkan pemukiman dengan makam.
Anak tangga di Permakaman Imogiri berjumlah 409 anak tangga. Menurut mitos yang dipercayai oleh sebagian masyarakat, jika pengunjung berhasil menghitung jumlah anak
tangga dengan benar, maka semua keinginannya akan terkabul.
candi prambanan
Haloo, ketemu lagi sama aku heheh postingan aku yabg kedua aku akan sedikit merepost postingan tentang sejarah dari candi Prambanan.
Candi prambanan merupakan salah satu candi hindu yang terletak di perbatasan 2 provinsi yakni provinsi jawa tengah dan daerah istimewa Yogyakarta.
Candi prambanan merupakan candi peninggalan hindu terbesar di Indonesia, bahkan oleh UNESCO candi prambanan telah di tetapkan sebagai cagar budaya.
Setelah kurang lebih satu abad lamanya tanah jawa dikuasai oleh Dinasti Syailendra yang
beragama Buddha, akhirnya kekuasaan mereka secara perlahan pudar setelah mengalami
beberapa kekalahan besar. Dan sejarah Candi Prambanan pun dimulai pada saat itu. Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu secara perlahan dan pasti mulai kembali menguasai wilayah Jawa. Dan untuk menyaingi Candi Borobudur yang
merupakan candi Buddha terbesar yang berada di Jawa yang pernah dibangun oleh Dinasti
Syailendra, maka kemudian Dinasti Sanjaya membangun sebuah Candi Hindu yang juga tidak kalah megahnya.
Pembangunan Prambanan dimulai pada sekitar tahun 850 Masehi. Candi Prambanan pertama kali dibangun oleh penguasa dinasti syailendra yang bernama Rakai pikatan. Setelah Rakai Pikatan, sejarah Candi Prambanan berlanjut dengan pembangunan
besar-besaran yang dilakukan oleh Raja okapala dan dilanjutkan lagi oleh Balitung Maha
Sambu yang merupakan penguasa Kerajaan Mataram dari Dinasti Sanjaya. Kemudian pembangunan candi masih terus dilanjutkan oleh Raja Daksa and Tulodong
dengan membangun Candi Perwara yaitu candi- candi kecil yang jumlahnya sangat banyak bahkan mencapai ratusan.
Sejarah Candi Prambanan juga tidak lepas dari Prasasti Shivagrha juga menyebutkan tentang berlangsungnya sebuah proyek besar yang juga berlangsung secara bersamaan dengan pembangunan Candi Prambanan. Proyek besar yang terjadi di bagian luar sekitar komplek percandian ini adalah proyek Sungai Opak. Sungai Opak adalah sebuah sungai besar yang mengalir di sebelah utara Candi Prambanan
Dan akhirnya Sejarah Candi Prambananpun mulai berakhir pada saat Istana Kerajaan Mataram bergeser dan dipindahkan ke Jawa Timur. Diyakini penyebab perpindahan lokasi pusat pemerintahan ini diakibatkan oleh letusan besar Gunung Merapi
yang letaknya di sebelah utara candi. Penyebab lainnya yaitu adanya berbagai pemberontakan besar yang terjadi di dalam Dinasti Sanjaya sendiri. Dan pindahnya pusat pemerintahan ini dilakukan oleh Mpu Sindok pada tahun 930 Masehi yang kemudian mendirikan Dinasti Isyana.
Setelah ditinggalkan, Candi Prambanan secara perlahan mulai rusak dan akhirnya mengalami kehancuran secara besar-besaran akibat dari sebuah gempa bumi besar yang terjadi pada abad ke-16. Dan akhirnya Candi Prambanan
benar-benar hanya tinggal puing-puing kecily yang jumlahnya mencapai ratusan. Namun walau begitu masyarakat sekitar masih sangat menghormati keberadaan reruntuhan candi terrsebut sampai-sampai muncullah legenda
Roro Jonggrang yang cukup terkenal.
Candi dieng
Dieng negri khayangan? Siapakah disini yang belum pernah mendengar kata dieng? dieng merupakan dataran tinggi yang terletak di 2 kabupaten yakni kabupaten Banjarnegara dan kabupaten Wonosobo,
Yaap di balik pesonanya yang amat sangat menakjubkan ternyata dieng menyimpan banyak sekali cerita dan sejarah .
Dieng adalah sebuah kompleks candi Hindu. kompleks Candi Dieng ini di temukan di Wonosobo pada sekitar tahun 1814.Diawali ketika seorang tentara Inggris yang pada waktu itu bermaksud berwisata di kawasan ter. Secara tidak sengaja dia melihat beberapa bagian atas candi yang terendam di dalam kubangan air.
Lalu akhirnya pada tahun 1856 dimualilah upaya pengeringan dan pengerukan areal sekitar kompleks candi. Upaya ini dipimpin oleh seorang belanda bernama Van Kinsbergen. Dan berawal dari situlah lalu ditemukan beberapa bangunan candi yang tersebat di beberapa tempat yang tidak terlalu jauh. Proses ini kemudian yang membuaka di temukannya candi ini.
Candi Dieng merupakan tempat persembahan terindah yang di tujukan kepada Dewa Shiwa, Dewanya para umat hindu yang terkenal dengan TRI MURTI yaitu Shiwa, Wisnu dan Brahma.
Cand-candi yang sudah ditemukan dan masih dilestarikan keberadaannya diantaranya adalah Kompleks candi Arjuna meliputi Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembadra dan Candi Semar. Saat mengarahkan pandangan ke samping kanan, melewati jalan setapak yang lebat di tumbuhi rerumputan hijau tampak komplek Candi Setiaki yang bangunannya tidak kalah indah dengan candi- candi yang berada di kawasan Candi Arjuna.
Saat berjalan ke atas melewati rimbunnya pohon cemara, disana juga terdapat salah satu
candi Dieng yaitu Candi Gatutkaca. Candi Gatutkaca merupakan komplek candi juga akan
tetapi hanya ada satu bangunan candi yang masih berdiri di komplek Candi Gatutkaca. Letak bangunan candi yang lebih tinggi dari Komplek Candi Arjuna dan Komplek Candi Setiaki sehingga daerah komplek Candi Gatutkaca sering digunakan oleh para photographer sebagai spot objek photo mereka. Mahakarya dinasi Sanjaya sebagai peradapan hindu berbentuk candi yang mirip seperti struktur candi dari Hindia pun ada di Dieng yaitu candi Bima. Candi Bima merupakan Candi yang paling unik dan misterius di Dieng. Tidak jauh dari perkampungan Dieng, terlihat tumpukan
batu yang tertata rapi berupa candi juga yang masih enak di pandang mata yaitu Candi
Dwarawati, Letaknya yang memisahkan diri dari yang lainnya membuat candi ini banyak di kejar oleh para wisatawan. Candi Dieng merupakan peninggalan sejarah misterius karena keberadaannya dan tampak megah karna gaya arsiteknya
Tidak di ketahui secara jelas bagaimana sebenarnya asal usul candi "ideng tersebut, dari aumber- sumber yang saya cari , hanya dikisahkan sejarah dari masih-masingcandi tersebut.
Langganan:
Komentar (Atom)





